Tampilkan postingan dengan label baju remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label baju remaja. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 November 2010

Perawatan Batik Katun Dan Sutra

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat batik agar warna dan corak batik tetap terjaga, diantaranya adalah sebagai berikut :

Batik dengan bahan Sutra

Cara pencucian baju batik modern berbahan sutra jangan menggunakan mesin cuci, sebaiknya mencucinya dengan menggunakan tangan. Kalaupun ingin di Laundry sebaiknya menggunkan dry cleaning. Bila pencucian batik dengan menggunakan tangan sebaiknya jangan terlalu keras atau banyak dikucek. Penggunaan deterjen yang terlalu banyak akan merusak warna batik, jadi sebaiknya menggunakan deterjen khusus untuk bahan sutra atau untuk hasil lebih maksimal dapat meggunakan Lerak ( pencuci batik ). Pada saat menjemur batik sebaiknya hindari sorotan sinar matahari langsung. Jemur ditempat yang sejuk atau teduk.

Batik dengan bahan Katun

Cara pencucian batik berbahan katun cukup dicelupkan atau direndam saja, jangan terlalu banyak dikucek.Untuk hasil maksimal, waktu pencucian jangan terlalu banyak deterjen atau sebaiknya menggunakan sabun khusus batik ( Lerak ). Pada saat menjemur batik sebaiknya hindari sorotan sinar matahari langsung, Jemur ditempat yang sejuk atau teduh.

Gambaran Umum

Penyimpanan batik Lama atau Tua biasanya kain panjang ( jarik ) kuno cara pelipatan juga harus diperhatikan, jangan terlalu lama dilipat disimpan dalam lipatan yang sama. Jika disimpan dalam almari jangan terlalu lama, sebaiknya dalam jangka waktu tertentu ( 1 bulan sekali ) diangin-anginkan. Pencucian batik sebaiknya menggunakan sabun pencuci batik tradisional yaitu Lerak, bisa juga menggunakan Lerak yang masih dalam bentuk cair atau yang masih dalam bentuk buah bijian dan sebaiknya menggunakan air suam-suam kuku. Pada saat penjemuran batik sebaiknya diangin-anginkan saja ditempat yang sejuk dan teduk, dan jangan sampai terkena sinar matahari langsung.

Sumber - merakmanis.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis

Persembahan Unik Dari Pecinta Batik

Banyak cara untuk mempromosikan baju batik. Solo Batik Carnivale Community mendesain batik menjadi kostum unik pada peringatan Hari Batik Nasional 2010.Komunitas ini terbentuk dari ajang tahunan Solo Batik Carnivale. Para peserta membuat desain berbahan dasar batik dengan modifikasi materi lain sesuai dengan tema yang ditentukan.

Sekretaris Solo Batik Carnivale Community, Rey Tanjung, mengatakan modifikasi batik menunjukkan penggunaan batik tidak sebatas untuk suasana formal. Namun, batik dapat juga diangkat dalam karnaval.Solo Batik Carnivale pada Juni lalu, misalnya, mengangkat tema Sekar Jagat yang berarti warna-warna alam. “Tema busana yang dibuat berkaitan dengan unsur alam, antara lain bunga atau binatang.

Delapan dari 300 karya busana batik unik dalam Solo Batik Carnivale 2010 ditampilkan dalam perayaan Hari Batik Nasional di Balai Kartini. Antara lain batik yang dimodifikasi menjadi kostum burung merak, kupu-kupu, dan aneka bunga. "Para peserta karnaval merancang, membuat, dan membiayai sendiri model kostum batiknya," kata Rey.

Menurut Rey Tanjung, Solo Batik Carnivale Community terbuka untuk umum. Anggota baru dibimbing peserta Solo Batik Carnivale tahun sebelumnya. Setiap peserta harus membuat satu karya dan akan diikutsertakan dalam ajang tahun berikutnya

Sumber - vhrmedia.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis

Selasa, 26 Oktober 2010

Batik Langka Asal Minangkabau

Tenunan berbenang emas yang cantik (kain balapak) sudah merupakan ciri khas pakaian adat Minangkabau. Keindahannya sering kali di nilai dengan “barek” atau seberapa berat kain tersebut. Karena memang kain tenun berbenang emas tersebut cukup berat bila di kenakan.Namun tidak banyak yang tahu bahwa Minangkabau mempunyai tenunan khas berupa batik yang tidak kalah indahnya. Batik Minangkabau ini disebut batik tanah liek, karena batik yang asalnya dari Minangkabau ini salah satu pewarnanya adalah tanah liek, yaitu tanah liat,berbeda sekali dengan baju batik modern saat ini

Bila dilihat dari bahan pewarna yang digunakan dan cara pembuatan, teknologi pembuatan batik tanah liet ini merupakan teknologi tertua dalam pembuatan batik di Indonesia. Pada perkembangannya, batik tanah liet ini hanya dibuat beberapa orang perajin seperti di Tanah Datar. Tapi kerajinan ini hilang tanpa jejak sejak zaman peperangan, mungkin zaman pendudukan Jepang.

Motif batik tanah liet banyak terinspirasi dari binatang-binatang seperti kuda laut dan burung hong yang merupakan motif kuno batik minangkabau ini. Dari 9 motif yang ada, 6 motif fauna dan 1 motif flora yaitu kaluak paku yang digunakan untuk pinggiran kain. Sedang motif lainnya berupa lukisan non figur.

Warna batik hanya ada dua, warna tanah dan hitam. Warna tanah didapatkan dari merendam kain dalam larutan tanah liat. Biasanya proses perendaman memakan waktu seminggu lamanya. Sedangkan warna hitam diperoleh dari larutan kulit jengkol yang direndam dalam air. Ada bermacam-macam sumber pewarna alam lain yang digunakan batik tanah liet ini. Ada yang dari kulit jengkol, kulit rambutan, gambir, kulit mahoni, daun jerami dan masih banyak akar-akar lainnya yang juga digunakan.

Sumber - pelaminanminang.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis

Batik Madura Yang Menggoda Dunia

Sebagai sebuah karya seni, baju batik Madura juga banyak diminati orang, baik dari Indonesia sendiri atau dari manca negara. Mereka membelinya untuk dibuat pakaian adat atau disimpan sebagai koleksi barang kerajinan.Meski wilayahnya tidak terlalu luas, namun batik Madura juga mempunyai beragam jenis. Bahkan setiap daerah punya motif sendiri. Ada batik Tanjung Bumi, batik Pamekasan, batik Sumenep dan seterusnya. Karena bagi masyarakat Madura batik bukan sekedar kain bermotif saja. Batik adalah bagian dari budaya Madura.

Motif dan Warna Batik Madura

Selain suka menggunakan warnya yang terang, corak batik Madura juga punya jenis yang terbilang cukup banyak jumlahnya. Ada pucuk tumbak, belah ketupat, rajut dan lain-lain. Selain itu ada pula corak yang menggambarkan kekayaan flora dan fauna yang hidup di sana.Pencampuran warna batik Madura sering terlihat kasar karena suka saling bertabrakan. Namun justru di sinilah letak daya tariknya. Orang sering menyebutnya barabin untuk pengombinasian warna yang norak namun terlihat sangat unik ini.

Menurut kabar, banyak orang dari Cina dan Jepang datang ke Madura untuk memborong batik yang dianggap sebagai keajaiban karya seni. Motif yang paling disukai adalah binatang dan tumbuhan.Bahkan dalam suatu pameran batik di Jakarta belum lama ini, dalam dua hari saja seorang penjual batik Madura langsung kehabisan barang. Padahal dia sudah menyiapkan stok barang dua kali lipat. Dan kebanyakan pembelinya adalah orang Jepang dan Cina juga. Sedang lainnya berasal dari negara-negara Eropa dan Timur Tengah.

Seperti daerah lain, batik Madura juga menggunakan cara tradisional dalam pengerjaannya. Sedangkan jangka waktu yang diperlukan tergantung dari tingkat kerumitan motif dan corak. Semakin rumit motif tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama pula.

Sumber - anneahira.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis

Batik Cina Mulai Serang Indonesia

Diberlakukannya perjanjian perdagangan bebas (FTA) ASEAN-China sejak awal Januari 2010 menyebabkan bea masuk impor sejumlah produk negara ASEAN dan China menjadi nol persen. Produk tekstil dari China pun membanjiri Pasar Klewer Solo yang merupakan pusat perdagangan tekstil terbesar di Jawa Tengah.

Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah, Joko Santosa mengatakan, sebelum diberlakukan pembebasan bea masuk nol persen, sebenarnya produk tekstil China sudah ada yang masuk ke Pasar Klewer melalui impor ilegal dari China.

Bahkan, produk batik buatan China saat ini sudah masuk ke bursa penjualan tekstil Pasar Klewer dan Pusat Grosir Solo (PGS) yang merupakan pusat perdagangan tekstil terbesar di Jawa Tengah.Memang sekarang ini kedua pusat perdagangan tekstil itu sudah diserbu batik produk China. Sehingga kalangan industri lokal yang menengah ke bawah menjadi resahKeresahan itu, diakui Joko sangat beralasan. Pasalnya, harga jual produk tekstil China di Pasar Klewer maupun PGS memiliki selisih lebih murah sekitar 15 persen ke atas dibandingkan harga produk lokal. Oleh sebab itu, jika kondisi itu berlangsung terus menerus, ke depan dipastikan industri tesktil lokal akan gulung tikar.

Dengan begitu, asosiasi meminta kepada pemerintah untuk melakukan negosiasi penundaan kebijakan perdagangan bebas ASEAN-China tersebut.Penyebabnya, sektor industri tesktil belum siap untuk bersaing dengan negara lain. “Indonesia merupakan negara yang paling kurang siap dibandingkan dengan negara lain,” tegas Joko.

Sumber – vivanews

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis